4/02/2016

Defenisi Proteksi Sistem Tenaga Listrik


Proteksi SUTM/SKTM
Proteksi berasal dari bahasa Inggris (protection) yang berarti perlindungan atau pengamanan. Jadi proteksi adalah suatu tindakan perlindungan dalam melaksanakan suatu keadaan pada sistem untuk membatasi dampak meluasnya gangguan. Menurut Bonar Pandjaitan(2012)  sistem proteksi adalah susunan perangkat proteksi secara lengkap yang terdiri dari perangkat perangkat utama dan perangkat-perangkat lain yang di butuhkan untuk melakukan fungsi tertentu berdasarkan prinsip-prinsip proteksi sesuai dengan defenisi yang terdapat pada IEC 6255-20
Sistem proteksi penyulang tegangan menengah adalah  proteksi yang terdapat pada sel-sel tegangan menengah di suatu gardu induk. Penyulang tegangan menengah adalah penyulang tenaga listrik yang berfungsi untuk mendistribusikan tenaga listrik tegangan menengah, yang tediri dari :
-          Saluran udara tegangan menengah (SUTM).
-          Saluran kabel tegangan menengah (SKTM).
a.      Fungsi proteksi
Kegunaan sistem pengaman tenaga listrik, antara lain untuk
1.         mencegah kerusakan peralatan-peralatan pada sistem tenaga listrik akibat terjadinya gangguan atau kondisi operasi sistem yang tidak normal;
2.         mengurangi kerusakan peralatan-peralatan pada sistem tenaga listrik akibat terjadinya gangguan atau kondisi operasi sistem yang tidak normal;
3.         mempersempit daerah yang terganggu sehingga gangguan tidak melebar pada sistem yang lebih luas;
4.         memberikan pelayanan tenaga listrik dengan keandalan dan mutu tinggi kepada konsumen;
5.         mengamankan manusia dari bahaya yang ditimbulkan oleh tenaga listrik.

Jaringan Distribusi (Tegangan Menengah)



Jaringan distribusi disini adalah jaringan tegangan menengah dan tegangan rendah. Tegangan menengah bisa kita dapatkan dari gardu induk, bila perlu kita dapatkan dari unit pembangkitan yang kedua ini biasanya untuk skala kelistrikan yang kecil.
Standart tegangan menengah biasanya bertegangan 6 KV ini sedikit demi sedikit akan di hilangkan dan di ganti dengan sistem 20 kV. Distribusi dengan tegangan menengah biasa disebut distribusi primer, daerahnya adalah dari gardu induk sampai dengan gardu distribusi. Standart tegangan rendah adalah 127/220 V dan 220/380 V untuk sistem 3 phase 4 kawat, sistem tegangan 127/220 V akan di hilangkan dan di ganti dengan 220/380 V karena dari segi teknis dan ekonomis lebih menguntungkan. Sistem distribusi tegangan rendah ini disebut distribusi sekunder.
1.      Komponen fungsional jaringan
a. Jaringan tegangan menengah meliputi :
-Sumber pengisian, yang di maksud adalah di mulai dari sisi tegangan menengah dari trafo step-up pada pusat pembangkit atau step-down pada gardu induk.
-Gardu distribusi umum dan khusus.
-Saluran tegangan menengah.
b. Jaringan tegangan rendah meliputi :
-Saluran tegangan rendah.
-Sambungan rumah ( sampai dengan alat pengukur di bangun konsumen ).


                                               Skema Penyaluran Tenaga Listrik (Distribusi)

Pengalaman ganti keyboard Acer Aspire 4732Z

Acer Aspire 4732z merupakan laptop pertama saya, yang saya beli pada pertengahan 2011, sebenarnya laptop ini sangat tangguh, setidaknya samp...